Gaji kepala daerah di Jatim paling tinggi versi Fitra

Share :
http://www.idkosmetik.net/2015/12/parfum-pheromone-by-identic-parfum.html


Gaji kepala daerah yang selalu naik setiap tahun dengan lambannya penyerapan anggaran yang kerap bertumpuk di akhir tahun, menambah panjang daftar hitam kesalahan birokrasi yang selalu terulang setiap tahunnya. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) merilis daftar tiga kepala daerah dengan gaji tertinggi di Indonesia.



Tiga kepala daerah itu adalah gubernur/wakil gubernur, wali kota/wakil wali kota, dan bupati/wakil bupati. Dan daftar tiga pejabat berpenghasilan terbesar di Indonesia, disematkan ke tiga kepala daerah di Jawa Timur, yaitu pejabat di Pemprov Jawa Timur (gubernur/wakil gubernur), wali kota/wakil wali kota Surabaya, dan bupati/wakil bupati Sidoarjo.

FITRA menyebut, 79 persen realisasi belanja tahun anggaran 2012, dialokasikan untuk belanja pegawai, sisanya untuk belanja barang dan modal. Pertumbuhan belanja pemerintah pusatpun lebih banyak dinikmati untuk pertumbuhan belanja pegawai dan itu terus mengalami peningkatan hingga 19 persen sejak tahun 2007. Sementara pertumbuhan belanja pusat hanya 17 persen.

Anggaran yang tertumpuk di akhir tahun mengakibatkan kualitas belanja yang seharusnya bisa teroptimalisasi dengan baik menjadi buruk, kementerian lembaga pun hanya berorientasi menghabiskan anggaran tanpa melihat sisi pencapaian kinerja. Selain itu di 302 daerah belanja pegawai menghabiskan lebih dari 50 persen anggaran bahkan 11 daerah diantaranya belanja pegawai mencapai 70 persen.

Dalam rilisnya itu, FITRA juga menyoroti lima daerah dengan penghasilan kepala daerah tertinggi. Dan Provinsi Jawa Timur, bertengger di urutan teratas dalam daftar penghasilan tertinggi tahun anggaran 2012, gubernur Jawa Timur memiliki total penghasilan Rp 7,7 miliar per-tahun, sedang wakilnya, Rp 7,5 miliar per tahun. 

Kemudian kota yang memiliki penghasilan tertinggi 2012, dimiliki Kota Surabaya dengan total penghasilan wali kota Rp 2,3 miliar per tahun dan Rp 2,2 miliar per tahun untuk wakilnya.

Untuk kabupaten dengan penghasilan tertinggi, Kabupaten Badung menduduki peringkat pertama dengan total penghasilan Bupati Rp 1,5 miliar per tahun dan wakilnya sebesar Rp 1,4 miliar per tahunnya. Di urutan kedua, Kabupaten Bogor masuk sebagai daftar penghasilan tertinggi, yaitu Rp 1,088 milar per tahun, dan wakilya, Rp 1,018 milyar per tahun. Sedang Kabupaten Sidoarjo, Rp 942 juta (gaji bupati per tahun) dan Rp 871 juta per tahun untuk wakilnya.

Menyikapi rilis yang dikeluarkan FITRA ini, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini hanya menanggapi santai. Dia mengaku telah memantau laporan FITRA tersebut. 

"Besok Bappeko dan Kabag Bina Program Kota Surabaya yang akan menjelaskan masalah ini," terang Humas Pemkot Surabaya, Nanis Chairin menyampaikan intruksi wali kota, Senin (17/12).

Pejabat Pemkot Surabaya, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah juga mengaku kaget dengan rilis FITRA ini. Dia mengaku selama 10 tahun menjabat bupati dan wakil bupati, tidak pernah mengambil sendiri gajinya. "Saya setor ke istrinya. Saya nggak tahu persis berapa penghasilan saya perbulan," kata dia.

Jika mengacu pada aturan, take home pay yang diterima sang bupati, termasuk tunjangan yang dirupakan uang, maka Saiful menerima gaji per bulan hampir Rp 6 juta. Dan menurut bupati yang juga juragan tambak ini mengatakan, jumlah itu pasti dipotong untuk uang saku anak buahnya dan sejumlah pengeluaran lain.

Angka ini, masih menurut dia, belum termasuk insentif dari pajak daerah dan restibusi. "Berapa jumlahnya saya tidak tahu, semua langsung masuk rekening bank saya. Dn itu semua legal karena sudah disahkan oleh peraturan dan perundang-undangan," elak dia.

Lebih jauh Saiful mempertanyakan soal validitas informasi yang dihimpun pihak FITRA. "Itu dapat data dari mana? Saya tidak menyalahkan data itu, tapi juga tidak membenarkan keakurasiannya. Dan menurut saya, itu tidak etis karena menyangkut gaji seseorang. Gaji yang saya dapat ini legal, tidak nyolong. Kenapa dipermasalahkan," keluh dia.

Berikut daftar gaji tertinggi:

Gaji wali kota per tahun

Surabaya: Rp 2.329.473.690 

Medan : Rp 1.556.091.880 

Bandung : Rp 1.060.514.413 

Semarang: Rp 989.199.269 

Bekasi : Rp 912.346.712 

Gaji wakil wali kota 

Surabaya: Rp 2.248.833.690 

Medan : Rp 1.485.531.880 

Bandung : Rp 989.954.413 

Semarang: Rp 918.639.269 

Bekasi : Rp 841.786.712

Gaji bupati per tahun

Bandung : Rp 1.555.162.858 

Bogor : Rp 1.088.760.849 

Sidoarjo: Rp 942.237.018 

Tangerang: Rp 871.673.616 

Bekasi: Rp 863.141.431

Gaji wakil bupati per tahun

Bandung: Rp 1.474.522.858 

Bogor : Rp 1.018.200.849 

Sidoarjo: Rp 871.677.018 

Tangerang: Rp 801.113.616 

Bekasi: Rp 792.581.431

Gaji gubernur per tahun

Jawa Timur: Rp 7.708.320.036 

Jawa Barat: Rp 7.241.064.521 

Jawa Tengah: Rp 5.257.166.498 

Kalimantan Timur: Rp 4.129.053.000 

Sumatrera Utara: Rp 3.927.020.411 

Gaji wakil gubernur per tahun 

Jawa Timur: Rp 7.526.880.036 

Jawa Barat: Rp 7.019.304.521 

Jawa Tengah: Rp 5.075.726.498 

Kalimantan Timur: Rp 3.947.613.000 

Sumatrera Utara: Rp 3.745.580.411
Terima Kasih Atas Kunjungannya
Judul: Gaji kepala daerah di Jatim paling tinggi versi Fitra Ditulis oleh admin kamu Rating Blog 5 dari 5
 
My Ping in TotalPing.com

Serba Info Unik Copyright © 2011 / Powered by blogger